"Printer Baliho" Terbaru HP Dijual Rp 2,6 Miliar

31 Mei 2017

JAKARTA Hewlett-Packard (HP) merilis printer baliho, atau printer format lebar terbarunya, Latex 1500 untuk pasar Indonesia. Printer tersebut resmi diluncurkan dalam acara di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Printer HP Latex 1500 memiliki ukuran panjang 3,2 meter. Printer ini bisa digunakan untuk membuat cetakan berukuran lebar, seperti banner dan baliho. Printer tersebut juga bisa digunakan untuk mencetak PVC banner, self-adhesive vinyl, teksil, maupun cetakan bolak-balik.

Tidak hanya besar. HP mengklaim bahwa printer ini mampu mencetak dengan cepat, mencapai 74 meter persegi setiap jamnya untuk kualitas cetakan outdoor. Sementara itu, untuk kualitas cetakan indoor, Latex 1500 berkecepatan cetak 45 meter persegi dalam satu jam.

"Bayangkan jika ada ruangan sebesar 45 meter persegi. HP Latex 1500 bisa mencetak wallpaper untuk ruangan sebesar itu hanya dalam waktu satu jam saja," tutur Andy Hidayat, HP Large Format Production Business Manager untuk Indonesia dalam acara peluncuran tersebut.

Selain mencetak di kertas berukuran 3,2 meter, HP Latex 1500 bisa mencetak di dua kertas berukuran masing-masing 1,6 meter sekaligus. Tentunya, ini bisa menghemat waktu cetak.

"HP Latex 1500 dilengkapi teknologi dual roll. Artinya, bisa print kertas 1,6 meter di sebelah kanan dan 1,6 meter di sebelah kiri. Bisa print gambar yang sama, bisa juga yang beda," kata Andy.

Ada juga teknologi yang disebut sebagai double-sided day-night kit. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk mencetak double-sided backlit application secara otomatis untuk mencetak iklan luar ruang dengan akurasi warna tinggi apapun konsisi pencahayaan.

Tinta Latex, masing-masing bisa menampung 5 liter tinta

Printer HP Latex 1500 sendiri mendukung penggunaan tinta 7 warna. Banyaknya tinta yang mampu ditampung oleh masing-masing warna dalam satu wadah adalah 5 liter. Artinya, printer tersebut bisa menampung 35 liter tinta sekaligus.

Cetak jarak jauh

Selain itu, HP Latex 1500 bisa terhubung ke internet. Nantinya, pengguna bisa memantau kinerja printer dari jarak jauh.

"Misalnya pemilik ada di Amerika, ia bisa lihat kondisi printer langsung dari ponsel, asalkan terhubung ke internet," ujar Andy.

HP Latex 1500 dijual dengan harga Rp 2,6 miliar. Perangkat tersebut bisa dibeli

HP Latex 1500 sudah dilengkapi komputer

Tinta Latex

Lebih lanjut, Andy menjelaskan bahwa HP Latex 1500 menggunakan tinta berjenis Latex. Pada dasarnya, tinta tersebut berbasiskan air yang dilengkapi dengan tinta warna.

"Cara kerjanya, tinta akan dikasih pemanas, kemudian airnya menguap. Tinggal tintanya yang tersisa di kertas," kata Andy lagi.

Tinta tersebut dikatakan mampu tahan lama dan juga memiliki kualitas yang baik. Ia tidak mudah tergores. Selain itu, tinta Latex dikatakan jauh lebih aman dibandingkan tinta yang mengandung Solvent, yang banyak beredar di pasaran.

Menurut HP, tinta dengan kandungan Solvent sejatinya sangat berbahaya, terutama untuk kesehatan. Solvent sendiri terdiri dari kandungan bahan kimia yang berbahaya dan tingkat polutan yang tinggi. Tugasnya adalah untuk melarutkan tinta.

"HP sudah berhenti mengembangkan tinta dengan Solvent sejak 2008. Sekarang lebih banyak mengembangkan tinta Latex (untuk printer besar) yang aman digunakan," ujar Andy.



Baca juga
  »
23 Mei 2017
Notebook Bisnis Tertipis di Dunia Sambangi Indonesia
Jakarta - Lama tak terdengar kiprahnya, Toshiba kembali meramaikan pasar notebook Indonesia. Notebook bisnis tertipis dan teringan di dunia menjadi amunisi barunya.

  »
12 Mei 2017
HP Boyong 16 Printer Anyar ke Indonesia
Jakarta - Pasar printer di Indonesia masih dirasa menjanjikan bagi Hewlett Packard alias HP. Tak heran bila belasan printer baru mereka boyong ke Tanah Air.

  »
12 Mei 2017
Printer HP Seukuran Ponsel Siap Menyapa Indonesia
Jakarta - Setelah diperkenalkan September silam, printer mungil HP Sprocket siap menyapa Indonesia.

  »
12 Mei 2017
Pengguna Aktif Windows 10 Tembus 500 Juta
Jakarta - Sejak dirilis dua tahun lalu, Windows 10 makin banyak digunakan. Hingga kini sistem operasi besutan Microsoft itu memiliki 500 juta pengguna aktif dari seluruh dunia.

  »
12 Mei 2017
Cuma Satu di 2012, Kini Ransomware Melonjak Ratusan
Jakarta - Pertumbuhan ransomware terbilang cukup dahsyat. Kala muncul di 2012 jumlahnya hanya satu jenis, kini melonjak hingga ratusan.